Sambutan Dekan
Dekan Fakultas Kedokteran
UIN Ar-Raniry
Banda Aceh
"Pembukaan Fakultas Kedokteran ini bukan semata-mata sebagai upaya menambah jumlah institusi pendidikan kedokteran, melainkan suatu lompatan kontribusi akademik dan spiritual yang mengintegrasikan ilmu kedokteran modern dengan khazanah keilmuan Islam."
Transportation. Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry Banda Aceh dapat diwujudkan. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.
Hadirnya Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry Banda Aceh merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak yang telah lama dirasakan oleh masyarakat Aceh dan Indonesia. Dengan rasio dokter yang masih jauh di bawah standar WHO, dan penyakit infeksi pada anak yang secara konsisten mendominasi kasus kesehatan di seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se-Aceh selama tiga tahun berturut-turut, tanggung jawab moral dan akademik UIN Ar-Raniry untuk turut berkontribusi semakin jelas dan mendesak.
Kami meyakini bahwa Aceh — dengan warisan keislaman yang mendalam, lebih dari 1.900 pesantren yang tersebar di seluruh penjurunya, serta status keistimewaan yang diamanahkan negara — membutuhkan dokter yang tidak hanya kompeten secara medis, tetapi juga berkarakter Islami, berempati kepada komunitas lokal, dan mampu menjembatani ilmu kedokteran modern dengan tradisi masyarakat setempat.
Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry hadir dengan distingsi yang belum dimiliki keempat FK lain di Aceh: keunggulan di bidang promotif dan preventif penyakit infeksi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pilihan ini bukan sekadar diferensiasi akademik, melainkan didasarkan pada data epidemiologi nyata: ISPA, diare, pneumonia, hepatitis neonatal, dan TB anak secara konsisten mendominasi 10 besar kasus di FKTP se-Aceh, sementara cakupan imunisasi dasar lengkap terus merosot sejak 2017.
Melalui tiga pilar utama — pendidikan kedokteran berkualitas tinggi, penelitian berorientasi masa depan, dan pengabdian masyarakat yang berdampak — kami berkomitmen untuk melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya lulus uji kompetensi, tetapi tumbuh menjadi pemimpin kesehatan yang memiliki semangat rahmatan lil 'alamin: merata, inklusif, dan penuh empati.
Dengan penuh keyakinan dan harapan, kami mengundang seluruh calon mahasiswa, mitra strategis, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry sebagai pusat pendidikan kedokteran yang unggul, berakar pada nilai-nilai profetik, dan futuristik — menuju Indonesia Maju 2039.
Dekan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry Banda Aceh